Siapa Sebenarnya Dracula

Dracula, Sang Pembantai Umat Islam
Dracula, Sang Pembantai Umat Islam


Banyak orang yang menganggap dracula adalah sebuah sosok manusia yang telah mati yang hidup kembali dan memakan darah manusia, itulah kisah disaat kita kecil. Tapi taukah anda siapakah sebenarnya drakulla di dunia nyata ini. pada kesempatan ini saya akan sedikit memberikan keterangan tentamg drakulla dari beberapa sumber yang telah saya baca.

Itulah gambar sang dracula yang sebenarnya.


Kalau kita amati memang sangat berbeda dengan tokoh dracula yang sering kita lihat di TV, dan mungkin seperti gambar ini yang kalian menganggapnya dracula.

Dracula Yang Sering Di TV
Dracula Yang Sering Di TV


Itulah kekejaman yang di buat - buat oleh bangsa barat, dengan membuat tokoh nyata seolah menjadi sebuah fiksi belaka dan dari tokoh fiksi seolah - olah menjadi tokoh nyata. Di awali dengan novel karya Bram Stocer yang berjudul Dracula, kemudian tokoh ini di filemkan pada tahun ( 1936 dengan judul Dracula's daughter), ( 1943 son of Dracula ), ( 1958 hoor of dracula ), dan filem - filem yang di kemas dalam bentuk moderen seperti twilight. 

    Dalam buku yang berjudul "Dracula, Pembantai umat islam dalam perang salib" Hyphatia ceajna, kisah dracula sebenarnya adalah pembesar wallachia, berketurunan Vald Dracul. Dalam uraian hyphatia sosok dracula tidak boleh di ceritakan setelah perang salib. Dracula lahir ketika peperangan antara Turki Ustmani (islam) dan kerajaan Hungary ( kristen ). Dalam peristiwa perang salib dracula adalah salah seorang panglima tentara salib. Dalam perang inilah banyak umat Islam dibantai dan dibunuh mencapai 300.000 juta jiwa. Dalam pembunuhan itupun sangatlah kejam dan tidak manusiawi. berikut ini adalah beberapa gambar dari kekejaman dracula yang dilakukan terhadap umat Islam ketika perang salib.

Umat Islam Ditusuk Dari Bawah
Umat Islam Ditusuk Dari Bawah

Hutan Manusia
Hutan Manusia



Itulah gambaran kekejaman manusia yang haus akan darah manusia sebenarnya, dan itu hanya salah satu dari cara mereka menyiksa umat Islam. dari korban yang lain ada yang di bakar secara hidup - hidup, adapula yang di paku kepalanya, dan yang paling kejam adalah disula, yaitu dengan cara seseorang ditusuk dengan kayu lewat dubur menembus perut, kerongkongan dan sampai mulut. 

Dalam bukunya hypatia mengatakan

"ketika matahari mulai meninggi, dracula memerintahkan untuk penyulaan segera di mulai. para prajurit melakukan perintah itu, seolah olah mereka seperti robot yang telah di program. penyulaan di awali dengan teriakan kesakitan, dan jeritan penderitaan yang berada di penjuru tempat itu. mereka umat islam pada saat itu, sedang di jemput ajal dengan cara yang mengerikan. mereka tak sempat lagi mengingat masa indah dan manis yang pernah mereka alami."

Tak hanya orang dewasa hypatia juga memberikan pemaparan tentang penyulaan terhadap para Bayi -bayi muslim.

"bayi - bayi yang disula tak sempat menangis, karna saking sakitnya yang mereka rasakan. karna ujung kayu itu menembus perut kecilnya. tubuh - tubuh itu merenggang di kayu sula untuk menjemput ajalnya."

Dari hal itu dapat kita amati dan rasakan, bagimana sakitnya yang di rasakan. dan begitu kejamnya mereka. dan kekejaman seperti di atas adalah yang selama ini orang barat sembunyikan kepada kita semua. salah satu alasan kenapa mereka menyembunyikanya adalah Negara - Negara Barat yang pada perang salib menjadi tunggak - tunggak utama perang salib, tidak mau tercoreng wajahnya. karna mereka termasuk yang mengutuk dan menentang pembunuhan beramai ramai oleh Hitler dan Pol pot. karna itu mereka tidak ingin membuka aipnya sendiri. dan ini sudah menjadi tabiat barat yang selalu ingin tampil sebagi pahlawan. 

Kedua karena dracula adalah seorang pahlawan bagi pasukan salib. walau bagaimanapun kekejaman dracula, nama baiknya akan selalu di lindungi. sehingga di Rumania saat ini masih menganggap Dracula adalah sosok pahlawan bagi mereka. 

Untuk menutup kekejaman mereka, Barat terus menerus menyembunyikan siapa sebenarnya Dracula. mereka berusaha  menutupi agar sejarah jati diri dracula yang sebenarnya tidak terkuak. dan harus di akui bahwa sejarah sosok dracula yang nyata, kemudian di jadikan tokoh fiksi. dan hal ini cukup berhasil bagi mereka. ukuran ini dapat dilihat dari banyaknya umat islam yang tidak mengetahu akan sosok dracula yang sebenarnya. masyarakat umum hanya mengetahui bahwa sosok drakula adalah vampir yang haus darah manusia, tanpa mengetahui kisah sebenarnya. 

Selain membongkar kebohongan yang telah dilakukan barat. dalam bukunya hypatia juga mengupas makna salib dalam kisah drakula. seperti yang telah di ketaui fiksi oleh sebagian masyarakat bahwa drakula tidak lepas dari salib dan bawang putih. dan dalam fiksi konon hanya itu yang dapat mengalahkan drakula. menurut Hypatia penggunaan simbol salib adalah dengan tujuan menghapus jejak para Mujahid dalam perang salib. sekaligus untuk menunjukan kehebatan mereka. 

Muhamad Al Fatih ( Sultan Mahmud II ) beliaulah sang penakhluk Konstantinopel sekaligus  penakhluk Drakula. beliau adalah yang telah mengalahkan dan memenggal kepala Dracula di teluk Snagov. dan lagi-lagi barat berusaha memutar balikan akan fakta ini. mereka berusaha membuat - buat cerita bahwa merekalah yang dapat mengalahkan dracula padahal faktanya nol besar.. maka dibuat cerita bahwa dracula hanya dikalahkan oleh salib... 

Demikianlah sedikit buat sahabat semuanya semoga kita dapat mengambil hikmah dari apa yang sebenarnya terjadi, dan jangan mudah menyerap berbagai macam informasi dari mereka yang sebenarnya memusuhi islam.. "wallahu a'lam"







Previous
Next Post »

3 komentar

Click here for komentar
October 17, 2014 at 1:34 PM ×

Baguas webnya terus dikembangkan ya . . :)

Reply
avatar
April 12, 2016 at 2:37 PM ×

ayo di ramekan lagi blognya :D

Reply
avatar